Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....SIM Keliling Hari Jumat 26 Juli 2019 Rakosa, tidak ada pelayanan. Namun Khusus hari tersebut berada di Kantor BPPN Kusumanegara ( Dalam Rangka HUT BPPN ) Dan pada hari Selasa 30 Juli 2019 ada pelayan.....

Mendongrak Nasionalisme dalam Pahatan Patung Bersejarah

Posted by Admin Selasa, 12 November 2019 Berita 0 Comments
Mendongrak Nasionalisme dalam Pahatan Patung Bersejarah

 

 
Bagi Yusman seni adalah kegembiraan yang ditorehkannya pada rasa Nasionalisme. 
Keinginannya melestarikan nilai-nilai sejarah memicunya untuk membuat pahatan patung 
pahlawan yang menggambarkan sejarah perjuangan bangsa. Semua ini diwujudkan dalam bentuk monumen, diorama dan relief. 
Karya monumental pertama Yusman, adalah; “Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat” di Makassar yang diresmikan oleh Presiden Soeharto tahun 1995. Semenjak itu, karya – karyanya yang lain diresmikan oleh Wapres Hamzah Haz (2001), Presiden Megawati Soekarnoputri (2002) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2008, 2009, 2012, 2013 dan 2014). Tercatat telah 16 kali karya patung monumennya diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.Bahkan ketika Presiden Jokowi meresmikan 7 (tujuh) perbatasan Indonesia, di setiap wilayah perbatasan tersebut terdapat karya Yusman yang berupa Burung Garuda (Lambang Negara). 
Karya-karya nya tersebut tercipta sejalan dengan bidang yang digelutinya saat menduduki bangku kuliah, yaitu sejarah perjuangan bangsa. Hingga akhirnya yang paling berkesan, bahwa Yusman dipercayai untuk membuat monumen patung keenam Presiden Republik Indonesia di 
Bogor. Karya Yusman tentu tidak lepas dari kolaborasi tangan para maestro yaitu Empu Ageng Edhi Sunarso, Drs. Kasman Ks., Drs. Sarpomo dan Drs. Y. Sumartono dengannya. Apresiasi terhadap karyanya semakin positif, sehingga berbagai penghargaan dan rekor MURI pun ia terima.Antara lain ”Relief Monumen Panglima Besar Soedirman Terpanjang” di Pacitan, ”Prakarsa dan Pembuatan Patung Berkelompok Terbesar” pada Monumen Perjuangan Mempertahankan NKRI di Mabes TNI Cilangkap dan masih banyak lagi. Ragam karya dan prestasi yang telah diraih Yusman dalam perjalanannya sebagai seorang  seniman, kemudian ia tuangkan dalam buku bertajuk ”Dari Pasaman ke Istana Presiden”. Buku tersebut akan dirilis pada hari Selasa, 12 November 2019 bertempat di Museum Affandi Yogyakarta. 
Buku Yusman menjadi wadah cerita perjalanan hidup yang menarik karena pada 
lingkaran personal perjalanan itu menjadi refleksi “nilai-juang” yang dia maknai kembali, 
setelah dia melukiskan nilai sejarah perjuangan bangsa melalui karya – karya patung monumennya. Acara tersebut diadakan bersamaan dengan digelarnnya pameran patung maket miliknya. 
 
Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM