Kabar Rakosa

Sampaikan informasi dan tips tentang kebutuhan masyarakat ke 0817275800, twitter @rakosafm.....SIM Keliling Hari Jumat 26 Juli 2019 Rakosa, tidak ada pelayanan. Namun Khusus hari tersebut berada di Kantor BPPN Kusumanegara ( Dalam Rangka HUT BPPN ) Dan pada hari Selasa 30 Juli 2019 ada pelayan.....

Galeri Edhi Sunarso (Monumen Selamat Datang)

Posted by Admin Rabu, 16 Oktober 2019 Berita 0 Comments
Galeri Edhi Sunarso (Monumen Selamat Datang)

Edhi Sunarso, adalah salah satu tokoh yang sangat berjasa pada pembuatan patung-patung pahlawan yang ada di Indonesia. Beliau lahir di Salatiga, Jawa Tengah tepatnya pada tanggal 2 Juli 1932. Beliau merupakan lulusan dari Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia (STRI/ASRI). Kemudian beliau pernah berkuliah di Visva Bharanti Rabindranath Tagore University, India dan lulus pada tahun 1957. Dengan jenjang pendidikan seni rupa yang diambilnya sejak semasa sekolah, Edhi Sunarso mengabdikan dirinya sebagai pematung khususnya terhadap tokoh-tokoh pahlawan nasional.

 

Bukan hanya sebagai seniman, Edhi Sunarso juga pernah menjadi tentara, salah satunya pada pasukan Samber Nyawa Divisi I, Batalyon III, dan Resimen V Siliwangi. Kisah hidup beliau tak selalu berjalan mulus, beliau juga memiliki lika-liku yang cukup berat. Beliau pernah menjadi tawanan perang.

 

Sejak Edhi Sunarso berhasil menduduki juara ke dua pada lomba sayembara patung sedunia yang diadakan di London pada tahun 1953, beliau dipercaya untuk memegang kendali dalam seni pahat di Indonesia. Adapun beberapa karya seni Edhi Sunarso antara lain Monumen Selamat Datang (Jakarta), Monumen Pembebasan Irian Barat (Jakarta), Monumen Dirgantara (Jakarta), Monumen Tugu Muda (Semarang), Monumen Jenderal Ahmad Yani (Bandung), Diorama Sejarah Museum Tugu Pahlawan 10 November (Surabaya), Diorama Sejarah Museum Benteng Vredeburg (Yogyakarta), Monumen Yos Sudarso, Biak (Papua Barat), dan masih banyak lagi.

 

Adapun almarhumah Hj. Kustiyah, sang istri yang meninggal Juni 2012, yang dinikahi Edhi Sunarso pada tahun 1955 merupakan perempuan pelukis yang produktif. Kustiyah yang lahir pada tanggal 2 September 1935 ini melukis dengan tema-tema lingkungan sekitar. Kustiyah tercatat pernah berpameran tunggal di Bentara Budaya Yogyakarta pada 1999. Dari profesi yang digeluti oleh Edhi Sunarso dan Kustiyah terlihat bahwa keluarga mereka tak lepas dari kegiatan seni.

 

Untuk itulah, keluarga besar Edhi Sunarso mempersembahkan sebuah ruang yang nantinya berfungsi sebagai penanda bagi eksistensi merekaber dua. Tujuan lain adalah sebagai ruang berkumpul dan berekspresi, baik untuk keluarga sendiri maupun untuk para penggiat seni lainnya. Griya Seni Hj. Kustiyah/Edhi Sunarso terletak di Desa Nganti, Jl. Cempaka Rt 02 Rw 07 No. 72, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Di Griya Seni ini tersaji sejumlah 36 lukisan karya Kustiyah, 34 patung yang tersaji di dalam ruang dan sekitar 10 patung yang ditampilkan di luar ruang karya Edhi Sunarso. Selebihnya yang tersaji dalam pameran ini ada 71 foto. Dalam ruang pamer tersaji pula foto-foto proses kerja pembangunan tiga monumen di Jakarta, patung-patung proyek pada masa Orde Baru, dan foto-foto karya-karya patung pribadi Edhi Sunarso.

 

Inilah pencapaian Edhi Sunarso dan Hj. Kustiyah yang tidak pernah lelah berkarya. 

Share On:

0 Comments di post ini

Leave a Comment

Rakosa Radio

Jln Pandega Sakti No. 8 ( Kali Urang KM 6 ) Sleman Yogyakarta

0274.888801

info@rakosa-fm.co.id

@Website Radio Rakosa FM